Ziarah Kubur yang Diperbolehkan dan Tidak Diperbolehkan

5 Bacaan Doa Ziarah Kubur Pendek dan Singkat Beserta Artinya

Ziarah kubur menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan oleh umat Islam di Indonesia saat menjelang Ramadhan dan lebaran. Membaca doa ziarah kubur pun menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan dalam kegiatan ziarah ke makam.

Tata Cara Membaca Doa Ziarah Kubur

  1. Mengucapkan Salam

Assalamu’alaikum dara qaumin mu’minin wa atakum ma tu’adun ghadan mu’ajjalun, wa inna insya-Allahu bikum lahiqun

Artinya : “Salam atas para penghuni kubur mukminin dan muslimin, kalian telah mendahului kami, dan Insya Allah kami juga akan menyusul kalian.“

  1. Membaca Istighfar

Astagfirullah hal adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaihi

Artinya : “Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepadaNya.“

  1. Membaca Surat Al Fatihah (sebanyak 3 kali)

Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Ar rahmair rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alaihim wa lad dallin.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

  1. Membaca Surat Pendek

Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas (masing-masing sebanyak tiga kali)

  1. Membaca Kalimat Tahlil

Laailaaha Illallah (Tiada Tuhan selain Allah).

  1. Membaca Doa Ziarah Kubur Singkat

Terdapat dua versi bacaan singkat doa ziarah kubur yang bisa kamu lafalkan saat mengunjungi pemakaman seperti berikut:

  • Allahumma innii as-aluka bihaqqi Muhammadin wa aali Muhammad an laa tu’adzdziba hadzal may-yit

Artinya : “Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini.”

 

  • Allahumarham ghurbatahu, wa shil wahdatahu, wa anis wahsyatahu, wa amin raw’atahu, wa askin ilayhiii min rahmatika yastaghnii bihaa ‘an rahmatin min siwaaka, wa alhiqhu biman kaama yatawallaahu

Artinya : “Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepianya, tenteramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu yang dengannya tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu, dan susulkan ia kepada orang yang ia cintai.”

Keutamaan Berziarah Kubur

Kegiatan ziarah kubur memiliki beberapa keutamaan atau manfaat bagi yang melakukannya, seperti melembutkan hati, mengingat pada kematian, serta mengingat alam akhirat yang kekal. Hal itu pun sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.

“Dahulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur. Namun sekarang ketahuilah, hendaknya kalian berziarah kubur. Karena ia dapat melembutkan hati, meneteskan air mata, mengingatkan kalian akan negeri akhirat namun jangan kalian mengucapkan kata-kata batil (di dalamnya).“ (HR Al-Hakim).

Akan tetapi, ada beberapa kegiatan yang tidak boleh dilakukan saat berziarah. Seperti ziarah yang bersifat bid’ah, yakni berziarah ke makam dengan tujuan untuk beribadah kepada Allah SWT, atau untuk mendapat keberkahan dari-Nya.

Selain itu, ziarah yang bersifat syirik juga sangat tidak diperbolehkan dalam syariat Islam. Ya, seperti mempersembahkan sesajen ke kuburan, berdoa atau memohon ke kuburan, meminta bantuan ke kuburan, dan kegiatan lainnya yang menganggap kuburan itu keramat.